Follow us on the social network

Twitter Handi irawan Facebook Handi irawan Linkedin Handi irawan Rss feed Handi irawan

Slogan dan Kenyataan

Wednesday, 08 February 2012

Ketika sebuah perusahaan di Amerika dan Eropa mengabaikan lingkungan dan kemudian LSM seperti Green Peace mengajak boikot untuk tidak membeli produk tersebut, maka perusahaan tadi pada posisi yang sungguh berbahaya. Penjualan bisa turun drastis dan citra perusahaan bisa semakin rusak di kemudian hari.

Bagaimana jika hal tersebut terjadi di Indonesia? Rupanya, belum ada satu kasus pun yang pernah terjadi. Perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sering mendapat protes karena pencemaran lingkungan atau membuat produk yang merusak lingkungan, masih saja produknya dibeli oleh konsumen. Inilah yang membuat banyak perusahaan masih saja melakukan hal ini dan tidak peduli lingkungan. Hukuman terberat adalah bila konsumen membenci produk, menceritakan word of mouth yang negatif dan akhirnya berhenti membeli.

Frontier Consulting Group selama 10 tahun terakhir sering membuat survei mengenai kesadaran terhadap lingkungan. Hasilnya? Masyarakat kita memang belum sadar lingkungan. Faktor lingkungan, menjadi faktor kesepuluh atau dua puluh dari semua atribut yang mempengaruhi pembelian. Tidak mengherankan, perusahaan glonal yang peduli lingkungan, akhirnya juga tidak mau mengkomunikasikan hal ini secara serius atau sekadar sebagai penambah citra saja.

Walaupun demikian, sekarang kita berhadapan dengan generasi muda yang lebih peduli. Mereka kelak akan menjadi konsumen yang kritis. Perusahaan yang berpikir jangka panjang, harus mulai serius dan konsisten memikirkan hal ini. Suatu saat, hanya perusahaan dan merek yang peduli lingkungan saja lah yang masuk dalam list konsumen ini. Budaya mencintai lingkungan, perlu ditanamkan ke seluruh karyawan sejak dini, sebelum mereka bisa menghargai konsumen yang mencintai lingkungan. Hari ini masih slogan, tetapi akan ada waktunya menjadi kenyataan.

Selamat Go Green !

Go Back | On Top

Blog Category

 

Popular Blogs

Slogan dan Kenyataan
Wednesday, 08 Feb 2012 - Uncategorized